Home / KBAI Reportase / Kak Seto Minta Perhatikan Asupan Gizi Anak Di Pengungsian Dengan Menyumbang 4 Ekor Kambing Ke Panti Ar Rahman Palu
IMG-20181004-WA0108.jpg

Kak Seto Minta Perhatikan Asupan Gizi Anak Di Pengungsian Dengan Menyumbang 4 Ekor Kambing Ke Panti Ar Rahman Palu

Pagi ini Panti Ar Rahman Sungai Manonda Kelurahan Duyu Kecamatan Tantanga melanjutkan pembagian 500 Nasi Bungkus yang di bagi ke 3 lokasi di Pegununungan Balaroa, Pegunungan Gawalise dan Masjid Agung Palu Jalan WR Supratman Kecamatan Palu Barat

Seperti diketahui asupan makanan sampai hari ini masih menjadi keprihatinan untuk para pengungsi. Mereka masih membutuhkan makanan siap saji. Untuk itu sejak hari ke 2 pasca Gempa dan Tsunami Panti Ar Rahman membuka dapur umum. Meski berada di daerah Sungai Manonda, dengan dikelilingi daerah terdampak berat Likuifaksi, yaitu Perumnas dan Balaroa. Namun Panti Ar Rahman dalam kondisi baik.

Karena mempunyai usaha penyewaan tenda, peralatan hajatan, ternak, pembuatan batako, mereka dapat bergerak sejak hari ke 2 membagikan beras dan mie di Panti Ar Rahman Jalan Durian 103 Kamonji Palu dan di Jalan Sungai Manonda, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tantanga Palu.

Hanya saja karena unit usaha merupakan titipan donatur untuk anak anak dan orang tua yang diberdayakan. Maka Kambing dan Ternaknya di lelang, bagi siapa saja yang mau membeli dalam mengatasi pengungsi yang sangat membutuhkan makanan siap saji.

Kak Seto berharap agar gizi anak anak diperhatikan, seringkali di pengungsian asupan gizi anak anak kurang diperhatikan. Banyak makanan yang sebenarnya kurang baik diberikan kepada anak anak. Untuk itu saya meminta anak anak di Palu diberikan gizi yang cukup, bantuan bantuan dalam bentuk dan jenis makanan untuk anak harus benar benar diperhatikan kualitasnya.

Saya meminta Panti Ar Rahman untuk menyembelih 4 ekor kambingnya, yang saya sumbangkan untuk mengatasi keprihatinan kondisi disana. Terutama untuk mencukupi gizi anak anak. Mereka juga melaporkan kepada saya akan evakuasi 15 anak dari 2 panti yang sudah 7 hari terpisah dari keluarganya dan pengasuhnya.

Karena memang kondisi di lokasi masih sangat membutuhkan perhatian dan mungkin pengasuhnya menjadi korban juga. Saya meminta agar evakuasi dilakukan dengan tenang, tidak panik dan mengedepankan keselamatan anak anak, karena laporan lapangan tempatnya di pegunungan dan hanya bisa dilewati motor. tentu harus perhatikan keselamatan.

Saya juga menghimbau kepada semua pihak memperhatikan anak anak yang berada di 40 panti Palu dan Donggala. Mungkin juga ada panti yang terdampak didaerah lainnya, harus ditelusuri keberadaannya agar anak anak segera terselamatkan. Ia juga akan memastikan adanya Sekretariat Bersama Anak di sana, agar penanganan anak anak dapat dibantu banyak pihak, tegas Kak Seto Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, yang sedang di Bandara persiapan menuju Palu.

Irwandi Kepala Panti Ar Rahman juga melaporkan kepada Kak Seto, pagi ini dari pantinya akan konsen evakuasi 15 anak yang sudah 7 hari terpisah, dan menyebarkan Nasi Bungkus dan lauk kambing amanah Kak Seto untuk mengatasi kelaparan pengungsi yang masih perlu perhatian di beberapa titik pengungsian warga yang terpisah pisah di pegunungan dan sekitarnya.

Situasi ini juga kita laporkan via WA ke Posko Korem Tadulako. Kita laporkan ada 2 masalah dalam menuju lokasi, pertama bahan bakar kami sangat kurang dan lokasi tidak bisa dilewati mobil. Kita akan evakuasi anak dengan 2 motor. Alhamdulillah, sudah ada jawaban dari Posko Korem Tadulako yang akan langsung siap aksi bersama.

Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Nahar juga dilaporkan kondisi anak anak tersebut. Ia menyampaikan sedang berkoordinasi dengan Sekber Anak Dinsos Kota Palu di Jalan Muhammad Yamin. Menurutnya Sakti Peksos akan mendata anak anak tersebut setelah di evakuasi nanti dan siap mendampingi bersama tim Panti Ar Rahman. Kita akan proses reintegarisi dan reunifikasi kedepan, agar keluarga atau saudara terdekatnya tahu kondisi saudara mereka. Yang penting sementara mereka dicarikan tempat yang lebih aman. Adapun Sekber Perlindungan Anak berada di Jalan Moh. Yamin No 15 Palu. Adapun nomor nomor penting yang dapat dikontak adalah TEPSA 1500771 (Anak), 087710555783 (Anak), 082347316500 (Disabilitas), 0816682921 (Disabilitas), 085219265588 (Lansia), 087877609090 (Lansia)

Yanto Mulya Pibiwanto Ketua Umum Forum Nasional Panti Sosial Asuhan Anak (Fornas PSAA) yang merupakan wadah aliansi panti se Indonesia bernaung, sejak semalam saya sudah di sampaikan kondisi ini, anak anak menangis karena mengenali pengasuh Panti Ar Rahman. Hanya saja tim kekurangan bahan bakar, dan tadi malam baru bisa menitipkan jerigen ke pertamina untuk evakuasi pagi ini. Itupun kami belum tahu apakah jerigen yang dititipkan bisa mendapat jatah bahan bahar bensin, karena memang antrian panjang.

Saya sangat apresiasi respon Posko Korem Tadulako yang mendukung langsung dan beraksi bersama Panti Ar Rahman, jelas Yanto. Saya berharap ke depan bersama Posko Korem Tadulako dapat menjangkau panti panti yang sampai sekarang belum di ketahui keberadaan dan kondisinya. Untuk 8 Panti di Palu sudah bisa diketahui posisi dan kebutuhannya. Hari ini relawan Fornas PSAA dari Forum Panti Gorontalo, Sulawesi Selatan, Kalimatan Timur, dan Sulawesi Barat akan melanjutkan penjangkauan dan pendataan bersama Sakti Peksos Palu.

Terima kasih kepada Kak Seto yang membantu dan mengingatkan pentingnya asupan gizi anak diperhatikan dengan menyumbang 4 ekor kambing di panti Ar Rahman, yang sejak hari ke dua menjadi tempat pengungsian warga. Tadinya 108 pengungsi, tapi sejak kemarin bertambah menjadi 128 orang yang berada di pengungsian.

Daftar 108 Pengungsi di Panti Ar Rahman Sungai Manonda Kel Duyu Kec Tantanga Palu
Daftar 108 Pengungsi di Panti Ar Rahman Sungai Manonda Kel Duyu Kec Tantanga Palu

Sejak pagi warga sudah beraktifitas, dan Pak Irwandi membagi tugas ke mereka. Dapur umum akan melanjutkan membagikan 500 makanan dengan menu daging kambing pemberian Kak Seto, dimasak dengan bumbu Sate Garo dicampur kentang, supaya menambah banyaknya daging. Pagi ini ada Warga menyumbang kertas nasi, karena kami kehabisan kertas pembungkus nasi kemarin. Pengasuh ada yang mencari toko, untuk mencari pembungkus nasi buat besok. Mencari pasar atau toko yang sudah buka untuk beli bumbu dan rempah rempah.

Persoalan pembayaran masih jadi kendala di pasar karena perbankan belum aktif, untuk itu saya tadi malam bersepakat dengan pedagang dengan menunjukkan bukti transfer ke mereka. Namun malam tadi salah seorang warga di Jalan Munif Rahman membantu mengatasi persoalan ini, dengan meminjamkan uang tunainya untuk belanja, jelas Irwandi. Uang tersebut akan dibelikan bumbu dapur, rempah rempah dan melengkapi peralatan dapur umum.

Foto Bersama di Pos Pengungsian Panti Ar Rahman Jalan Sungai Manonda
Foto Bersama di Pos Pengungsian Panti Ar Rahman Jalan Sungai Manonda

Dan hari ini Panti Ar Rahman di Jalan Durian 103 Kamonji akan kembali membuka Rumah Sehat, dan membagikan 50 Nasi Bungkus, bagi bagi minuman herbal energi di depan Panti. 2 pengurus kami sudah disana. Mereka akan membagi ke warga yang melintas. Karena biasanya kalau pagi warga turun dari pegunungan mencari makan dan minum, baru sore kembali ke gunung lagi. Mereka melintasi Panti Ar Rahman di Jalan Sungai Manonda dan Jalan Durian. Biasanya mereka mampir makan atau minum. Situasi warga memang masih waspada air laut dan gempa susulan.

About Admin

Check Also

IMG-20181006-WA0036.jpg

8 Dokter Bhinneka Tunggal Ika Siap Bantu Kesehatan Anak Di 64 Panti

Dalam keterangan dokter Linda koordinator lapangan gerakan Dokter Bhineka Tunggal Ika, para Dokter yang bertugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *