Home / KBAI Reportase / Tinggal 6 Jam Menuju Palu: Panti Ar Ridho Di Popuyato Siap Menjadi Tempat Istirahat Relawan Via Darat
IMG_20180930_134844.JPG

Tinggal 6 Jam Menuju Palu: Panti Ar Ridho Di Popuyato Siap Menjadi Tempat Istirahat Relawan Via Darat

Ketua Forum Nasional Panti Sosial Asuhan Anak Yanto Mulya Pibiwanto mencari informasi melalui Forum Wilayah Panti Gorontalo untuk menembus Kota Palu. Saat ini Farouk pimpinan wilayah panti Gorontalo melakukan koordinasi panti se Gorontalo.

Dari rapat Forum Panti Gorontalo yang berlangsung di Panti LKSA Harapan Umat kota Gorontalo, meminta Kepala Panti LKSA Ar Ridho Ibu Ince yang terletak di Desa Popayato Kec Popayato Kabupaten Pohuwato Propinsi Gorontalo menjadi alternatif masuk ke Kota Palu. Karena hanya butuh waktu 6 jam dari Pantinya menuju Kota Palu. Pantinya siap menjadi jalur alternatif relawan menuju Kota Palu, juga untuk penyaluran bantuan menuju Kota Palu, direncanakan sementara bantuan panti se Indonesia akan melalui Panti LKSA Ar Ridho ini. Untuk lebih jelasnya dapat kontak Pimpinan Panti LKSA Ar Ridho Ibu Ince di 085240667112.

Untuk bantuan Respon Tanggap Darurat Kota Palu di koordinasikan Forum Panti Propinsi Gorontalo ditempatkan di 2 kabupaten, pertama Kota Gorontalo dan Kedua Kabupaten Gorontalo. Untuk Kota Gorontalo di LKSA Marhamah Jalan MH Thamrin No 72 Kelurahan Ipilo Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo kontak person Ibu Efi Sekretaris Panti LKSA Marhamah 085298382487, dan Kabupaten Gorontalo di Panti LKSA AL Ikhlas Jalan Limboto Raya Desa Tinelo Kecamatan Telaga Biru Kab Gorontalo dengan Ibu Khadijah Manan 085240231960. Untuk menghubungi Ketua Forum Panti Gorontalo dapat kontak Pak Farouk di 08114331031.

Sudah hari ke 3 pasca Gempa guncang Donggala Sulawesi Tengah. Berbagai relawan sedang mencari rute yang aman menuju Donggala dan Palu. Tim tahap pertama Forum Panti Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Tamrin sudah sampai di Donggala. Komunikasi berjalan lancar mulai perjalanan dari Majene, Mamuju sampai daerah Pasang Kayu. Hanya selepas Pasang Kayu masuk ke Donggala sinyal komunikasi amat sulit, hanya WA saja sekali kali bisa menjawab.

Kesulitan komunikasi memang dialami baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Untuk itu perlu membuka jalur alternatif lain. Situasi tersebut menyebabkan Sekjen Fornas Panti Indonesia Ahmad Suhari melakukan serangkaian koordinasi cepat melalui Forum Panti Sulawesi Selatan.

Ada harapan melewati jalur Sulawesi Selatan melalui Kecamatan Burau, yang terletak yang terletak di jalan poros Kabupaten Luwu Timur –kemudian masuk Kota Palu..

Kami telah berkoordinasi via telepon dengan Rahmat Dinas Sosial Kabupaten Luwu Timur dan Forum Wilayah Panti Sulsel untuk bergerak bersama Panti LKSA Al Ikhlas pimpinan Bapak Amirudin di Jalan Lintas Luwuk Timur – – Palu dengan nomor telepon 085299936115. Bapak Amirudin mempersilahkan pantinya menjadi tempat transit relawan dan barang bantuan dalam menempuh perjalanan ke Palu.

Beberapa info ini juga bisa menjadi perhatian dari channel 322 radio Indonesia Virtual Network Walkie Talkie (Indo VWT) di channel 322 yang komandoi Bang Sobri Ichwan dari Palembang:

Sobri menyampaikan kabar daerah Kabupaten Kebon Kopi yang merupakan jalan menuju Palu via Gorontalo yang kemarin tertutup, kini sudah terbuka dengan buka tutup. Rudy Adam mengabarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gorontalo dan relawan pecinta alam sedang menuju Kota Palu.

Begitu juga Bang Andi Rustam Novri menginformasikan rute bantuan terhambat dari Mamuju menuju Donggala, karena antrian BBM dan SPBU yang persediannya menipis. Untuk itu jalur darat dari Mamuju menuju Donggala harus antisipasi dengan menyimpan bahan bakar sebelum perjalanan. Ia menambahkan informasi, Dinas Sosial Sulawesi Barat juga telah bergerak kemarin untuk penyaluran bantuan melalui Mamuju menuju Donggala dan Palu.

About Admin

Check Also

mas TM

Kaum Millenial Jauhi Medsos Mainstream

Sadar nggak sih perilaku kita yang sering adu otot dengan reaksi sumbu pendek telah mengubah …