Home / KBAI Reportase / Pondok Anak Ceria Didirikan: Pendamping Membutuhkan Alat Bermain Anak dan Alat Olahraga
IMG-20180811-WA0010.jpg

Pondok Anak Ceria Didirikan: Pendamping Membutuhkan Alat Bermain Anak dan Alat Olahraga

Situasi pengungsian, terutama di Lombok Utara, Timur dan Barat menjadi perhatian 19 Sakti Peksos Kemensos yang bertugas di Nusa Tenggara Barat.

Koordinator lapangan Pondok Anak Ceria Ismar Ismail menyampaikan ada 17 desa di 5 kecamatan Lombok Utara yang jadi target pendirian Pondok Anak Ceria. Secara bertahap akan dimulai. Kemarin di lapangan Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara kita sudah mendirikan posko ramah anak tersebut yang menyasar ratusan anak di sekitar lokasi.

Kegiatan mereka seminggu ke depan di PAC adalah aktifitas Fun Games, Rekreasional, Bernyanyi, Menggambar. Saat aktivitas anak anak diberikan stimulus seperti snack. Sambil menunggu Kemen PUPR menyiapkan sarana pendidikan sementara dan Kemenkes menyiapkan sarana kesehatan sementara berbasis Kecamatan. Sebagai mana komitmen pertemuan Kordinasi Nasional kemarin bersama Dansatgas Danrem di Pospenas Tanjung Lombok Utara.

Ketua Koordinator Posko Tanggap Darurat Forum Wilayah LKSA PSAA TGH. Sulthan menyambut baik rencana Peksos NTB, anak anak sudah mulai harus tertangani dengan baik. Spesifik bantuan anak harus mulai digerakkan para donatur. Karena kondisi anak sudah 7 hari di tempat terbuka, tentu mengkhawatirkan.

Untuk itu kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan 19 Sakti Peksos NTB. Dan Fornas LKSA PSAA siap mendukung dengan alat alat pengadaan alat alat bermain, alat alat olahraga, kebutuhan bayi dan anak, yang dapat menggembirakan mereka, sebagai masa transisi menuju aktifitas pendidikan.

Aktifitas bermain bersama anak dapat mengurangi kekhawatiran mereka. Disisi yang lain dapat membantu orang tua mereka untuk mulai merapihkan tempat pengungsian yang seminggu terus mengalami guncangan gempa. Guncangan tampaknya mulai terhenti kemarin. Artinya masyarakat di pengungsian bisa mulai memetakan tempat mengungsi, mulai membersihkan, memetakan rencana ruang ruang sanitasi seperti aktifitas MCK, ruang kesehatan, ruang aktifitas anak. Potensi SDM yang ada di pengungsian juga bisa berperan serta, misal guru, pns, pelajar, masyarakat, anak anak muda putra putri dan mahasiswa untuk mulai merencanakan kegiatan rutin para pengungsi.

Sambil orang tua mulai menata, anak anak mendapatkan layanan dukungan psikososial Sakti Peksos dan relawan. Untuk itu wajib kita dukung, agar sinergi dan paralel 2 kegiatan ini dapat segera berlangsung.

Dengan PAC, Anak anak juga mulai mengerti ada tempat yang menyediakan ruang untuk mereka. Sehingga diharapkan mulai pagi anak anak bisa berkegiatan Pondok Anak Ceria.

Silahkan bagi yang ingin mendonasikan ke Fornas LKSA PSAA alat alat bermain, alat alat olahraga, sarana belajar dan pendidikan dapat menghubungi Fornas LKSA PSAA di 0817 5755 478. Kami akan hubungkan dengan toko olahraga, toko mainan edukasi di Lombok Timur atau Mataram. Langsung saja tansfer ke tokonya, yang bisa kita crosscheck bersama.

Mari kita donasikan paket 200 ribu untuk bermain anak dan alat olahraga ke Bank Rakyat Indonesia di nomor rekening 0245-01-008394-53-8 dengan kode 119, misal Rp. 200.119 an. Forum LKSA PSAA Nasional.

Untuk pelaksanaan Pondok Anak Ceria, Kementerian Sosial menyiapkan tenaga 19 peksos dan relawan. Terdiri dari Sakti Peksos, Peksos, Tim Reaksi Cepat Paramita dan relawan.

Ismar Ismail sebagai Korlap PAC juga membuka kesempatan bagi relawan yang ingin bergabung dengan menghubunginya di 0813 2281 2926.

Tahap pertama, PAC akan dilaksanakan di:

Lombok Barat:

  1. Dusun Ranjok Desa Guntur Macan 245 anak,
  2. Desa Jeringo 244 amal,
  3. Des a Kekait 126 anak,
  4. Desa Sesela 500 anak.

Lombok Utara:

  1. Posko Tanjung, Sambik Bangkol Kec. Gangga 190 anak
  2. Polsek Pemenang, Desa Santong Kec Kayangan 300 anak

Lombok tengah :

  1. Dusun Sulen Desa Labulie 90 anak,
  2. Desa Aik Berik 160 anak.

Lombok Timur:

  1. Kec.Sembalu 100 anak.

About Admin

Check Also

mas TM

Kaum Millenial Jauhi Medsos Mainstream

Sadar nggak sih perilaku kita yang sering adu otot dengan reaksi sumbu pendek telah mengubah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *