Home / KBAI Reportase / Menteri Kominfo Ajak FB dan WA Ungkap Kasus Tayangan Pesakitan Di Sosmed
images-51322123919..jpg

Menteri Kominfo Ajak FB dan WA Ungkap Kasus Tayangan Pesakitan Di Sosmed

Dunia sosial media sedang mengecam dua tayangan pesakitan digital. Pertama, konten WA yang berbau pornografi dan video kekerasan brutal yang diduga dilakukan seorang guru kepada dua siswanya.

2 kejadian ini direspon luas Netizen dan mendapat kecaman. Jasra Putra Komisioner KPAI mengecam kejadian 2 kasus ini yang berturut turut tampil disosial media.

Meminta Menkominfo segera memblokir tayangan pornografi di Whatsapp. Jika tidak segera dilakukan maka amat disayangkan. Karena mengancam 84 juta anak Indonesia.

Kepolisian untuk menyelidiki asal muasal konten berbau pornografi ini dan memberi sanksi, karena bagaimanapun Indonesia negara yang mempunyai kedaulatan hukum terhadap pelarangan konten tayangan berbau pornografi.

Begitu juga Video Brutal yang beredar di Facebook, di duga dilakukan seorang guru. Kami meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Bapak Kapolri segera melakukan langkah langkah perlindungan anak.

Bagaimanapun situasi anak anak atau siswa yang terdapat dalam video itu dapat terancam oleh pelaku. Apalagi yang merekam video dengan ketakutan tersebut. Bila tidak segera terungkap, saya khawatir akan terjadi ancaman kekerasan terhadap para siswa.

Menteri Kominfo Bapak Rudiantara merespon langsung dua kasus ini dengan menyampaikan terima kasih beliau kepada para masyarakat yang sudah aktif melaporkan. Laporan dari masyarakat sedang diurus atau diproses baik dengan Facebook maupun Whatsapp. Kami mengharapkan dari Facebook, Whatsapp dan gif untuk dapat melakukan filtering secepatnya, demikian pernyataan Bapak Rudiantara yang biasa dipanggil Chief RA ini.

Foto diambil dari infokomputer.grid.id

About Admin

Check Also

IMG-20181006-WA0036.jpg

8 Dokter Bhinneka Tunggal Ika Siap Bantu Kesehatan Anak Di 64 Panti

Dalam keterangan dokter Linda koordinator lapangan gerakan Dokter Bhineka Tunggal Ika, para Dokter yang bertugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *