Home / KBAI Reportase / Faisal Kecil Harus Meninggal Tanpa Orangtua
IMG-20180419-WA0001.jpg

Faisal Kecil Harus Meninggal Tanpa Orangtua

Panti se Indonesia kembali berduka, demikian pernyataan Yanto Mulya Pibiwanto saat perjalanan menuju Medan untuk membuka Pertemuan Regional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak dan Panti Sosial Asuhan Anak se pulau Sumatera di Hotel Madani Medan.

Kabar duka ini disampaikan keluarga besar Panti Ar Rodiyah Semarang yang dipimpin Suhari, yang merupakan tokoh agama Jawa Tengah. Kyai Suhari menyampaikan sempat dirawat di Rumah Sakit Karyadi karena panas tinggi.

Pagi ini Faisal dinyatakan telah meninggal. Sejak masuk di panti umur 5 tahun Faisal tidak pernah ada yang mencari. Ia adalah anak yang diantarkan masyarakat saat berumur 5 tahun. Ia hanya bisa menangis saat ditanyakan orang tuanya.

Kini ia berumur 15 tahun. Semasa di panti Faisal adalah anak yang selalu ingin mengikuti kegiatan apa saja di Panti. Sejak 5 tahun diantarkan, tidak ada identitas yang melekat Faisal dari mana.

Hari ini kami mengantarkan ke Sasonoloyo Makam Arum Sari Sambiroto Tembalang Semarang.

Nahar Direktur Rehabilitasi Sosial Anak menghaturkan belasungkawa untuk Faisal kecil dan keluarga besar panti Ar Rodiyah Semarang. Kita semua punya kewajiban menjadi orang tua bagi Faisal.

Oleh karena itu pemerintah terus berupaya meningkatkan kebijakan yang berdampak pada layanan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak dan masyarakat yang telah mengambil peran pegasuhan kepada anak anak yang telah kehilangan orang tua karena berbagai sebab. Terutama anak anak yang bernasib sama seperti Faisal.

Tentu itu takkan pernah cukup, masyarakat yang melihat situasi anak sejak awal menjadi pelindung utama dan pencegah anak anak seperti Faisal.

Negara berterima kasih kepada LKSA Ar Rodiyah dan masyarakat yang telah merawat dan mengasuh Faisal.

About Admin

Check Also

IMG-20181006-WA0036.jpg

8 Dokter Bhinneka Tunggal Ika Siap Bantu Kesehatan Anak Di 64 Panti

Dalam keterangan dokter Linda koordinator lapangan gerakan Dokter Bhineka Tunggal Ika, para Dokter yang bertugas …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *