Home / KBAI Reportase / 327 Panti Butuh Perhatian Pasca Dampak Gempa
Suasana Panti dan Ponpes Muhsinin di Jalan Ketapang Raya Lombok Timur NTB
Suasana Panti dan Ponpes Muhsinin di Jalan Ketapang Raya Lombok Timur NTB

327 Panti Butuh Perhatian Pasca Dampak Gempa

Tuan Guru Muhsin Ketua Forum Wilayah Panti Nusa Tenggara Barat menyampaikan ada 327 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak di wilayahnya yang terkena dampak Gempa. Kurang lebih 8350 anak perlu di asessment kondisinya.

Dampak gempa beruntun tentu membawa kondisi kejiwaan yang berat. Ia berharap tenaga psikolog, psikiater dan ahli kejiwaan dapat membantu menenangkan korban atau ada panduan yang bisa disebarluaskan guna penaganan dampak psikologis tersebut.

Seperti diketahui di pantinya Muhsinin di Jalan Ketapang Raya Lombok Timur, anak anak berlarian hingga bertabrakan, sehingga menyebabkan kelelahan dan pingsan. Status Tsunami menjadi ketakutan tersendiri bagi masyarakat. Anak anak mengalami kondisi kejiwaan yang berat dan perlu perhatian khusus. Sambil ia menshare foto kondisi rumah runtuh di Peringga Baye Lombok Timur.

Ia melanjutkan, saat ini sedang berkoordinasi dengan Kepala Panti wilayah Lombok Utara yang sedang dalam pengungsian, sebagaimana di ketahui TGH Muhsin mengirimkan 5 rekaman kondisi di Lombok, salah satunya Ustadz Awaludin dari Kepala Panti Muhajirin yang sedang berlari menyelamatkan anak anak asuhnya. Disepanjang jalan di ceritakan kondisi rumah rumah yang runtuh di Pemenang.

Forum Nasional Panti se Indonesia atau Forum Nasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak dan Panti Sosial Asuhan Anak membuka Hotline kondisi anak anak di Panti melalui Tuan Guru Haji Muhsin di 0817 5775 478. Forum Panti se Indonesia juga membuka rekening bagi yang ingin berdonasi ke BRI dengan nomor rekening 0245-01-008394-53-8 atas nama Forum LKSA-PSAA Nasional.

About Admin

Check Also

mas TM

Kaum Millenial Jauhi Medsos Mainstream

Sadar nggak sih perilaku kita yang sering adu otot dengan reaksi sumbu pendek telah mengubah …

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *