Home / KBAI Reportase / ‘Jangan Dibaca’, Ini Kisah Hoax

‘Jangan Dibaca’, Ini Kisah Hoax

#JanganDibacaDanDisebar
#KarenaIniKisahHoax
#EntahlahManaYangBenar

Kisah berikut disebarkan seseorang di sebuah grup WA, yang salah satu wartawan KBAI ikut jadi anggotanya.

Kisah ini sangat informatif dan edukatif yang dapat dipahami anak anak dan remaja.

Cerita ini patut di share, karena mengambarkan dengan mudah melalui kisah Keledai yang menjadi bahan Hoax. Laksana bola panas di lempar kesana dan kesini, tanpa kita tahu siapa yang memulai.

Mari kita simak kisahnya:

“Seekor keledai diikat pada sebatang pohon. Setan datang melepas tali kekangnya.

Yang menyebabkan keledai tersebut memasuki kebun dan memakan sayuran-sayuran yang ada.

Istri pemilik kebun ketika melihat tanamannya dirusak oleh keledai, tanpa berfikir panjang mengambil senapan dan membidikkannya ke kepala keledai.

Pemilik keledai ketika melihat apa yang terjadi pada keledainya, menjadi marah dan bertengkar dengan istri pemilik kebun sampai pada akhirnya dia membunuh istri pemilik kebun.

Suaminya, yang baru datang dari luar melihat istrinya berlumur darah dengan cepat mencari pembunuhnya dan dalam waktu singkat menemukan pemilik keledai, kemudian tanpa ampun menghabisi nyawanya.

Ketika setan ditanya apa yang kamu lakukan?
Dia hanya menjawab: “aku hanya melepas keledai.”

Tak ubahnya seperti penyebar hoax, ketika ditanya dengan enteng menjawab: “Saya hanya mengutip satu media”.

#EdisiMemahami
1. Bagaimana Logika Penyebar HOAX
2. Cara bagaimana kita memahami HOAX bekerja

Jangan Makan HOAX ya…
Makan SIANG ajah 🙂

Happy Nice Weekend

Demikian kisah singkat antara keledai, pemilik keledai dan suami istri yang memiliki kebun. Terima kasih sudah membacanya.

Gambar diambil dari Indeksberita.com dengan link: http://www.indeksberita.com/kartunistimewa-jogja-cartoon-exhibition-2017/

Check Also

Belajar Dari Kasus Kekerasan Anak; Pentingnya Negara Memiliki Daftar Keluarga Pengganti

Kasus kekerasan dan perlakuan salah dialami seorang anak perempuan K berusia 5th, yang dilakukan sendiri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: